Perekonomian Kabupaten Lamongan menunjukkan tren yang semakin positif. Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Lamongan tercatat 5,40%, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 4,81%.
Capaian ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas ekonomi yang tercermin dalam nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Lamongan tahun 2025, sebagai gambaran total nilai tambah barang dan jasa yang dihasilkan oleh berbagai sektor ekonomi di daerah.
Struktur perekonomian Lamongan masih didominasi oleh beberapa sektor utama yang menjadi penopang terbesar PDRB, di antaranya:
• Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebagai kontributor terbesar terhadap perekonomian daerah sebesar 30,18%
• Perdagangan Besar dan Eceran yang mendorong aktivitas distribusi dan konsumsi masyarakat berkontribusi sebesar 19,43%
• Industri Pengolahan yang memberikan nilai tambah pada berbagai komoditas lokal juga berkontribusi sebesar 12,84%
Peningkatan pertumbuhan ekonomi ini menjadi sinyal bahwa pembangunan ekonomi Lamongan terus bergerak menuju arah yang lebih produktif, inklusif, dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, dengan pertumbuhan ekonomi yang meningkat juga berkaitan dengan tren ketenagakerjaan yang menunjukkan arah yang semakin positif. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 4,29%, lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Di sisi lain, partisipasi masyarakat dalam dunia kerja juga tetap tinggi. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mencapai 74,77%, menunjukkan semakin banyak masyarakat Lamongan yang aktif bekerja maupun mencari kerja secara produktif.